Thursday, April 28, 2011

mengelola keuangan keluarga

Puih. Bak macam judul artikel di majalah kelas wahid aja. Harap diingat, penulis hanyalah blogger amatiran dengan background teknik, sangat jauh dari aspek finansial. Jadi tidak semua yang pemirsa baca disini, adalah benar dan akurat.

As a newly wed, mengelola uang dan hutang tidaklah semudah membeli somay. Kalo dulu hidup sendiri, mengelola uang mah seenak perut aja. Keranjingan belanja onlen shop adalah salah satu fakta yang tak ter-elak-kan. Doesn't mean sekarang terkekang juga sih. Tapi musti ada pertimbangan lain aja.

Soo, in my experience, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan diperbelanjakan dalam menjalani kehidupan rumah tangga, adalah sebagai berikut:

1. About the house. In my case, bayar kontrakan rumah. Ato yang kayak temen-temenku jamak mengalami adalah, cicilan rumah. Beruntunglah anda-anda yang dapat warisan rumah dari ortu ato yang dapet hadiah pernikahan berupa sebuah rumah lengkap beserta isinya.
Honestly, mengontrak rumah bukanlah sebuah solusi terbaik. Investasi bukan, ngasi duit ke yang punya kontrakan iya. Tapiii.. selama belum nemu rumah yang cucok, masak kita mau tinggal di tenda kemping? Dan masalahnya adalah, nyari rumah sekarang susye amir ciyn.. Kalo mau yang murah meriah, silahkan tinggal di ujung dunia dengan akses transportasi menuju kantor harus dilalui dengan 5 kali ganti angkot. Kalo mau yang rumah deket kantor dengan fasilitas kelas dunia, silahkan beli dulu mesin pencetak uang. Oke, ini adalah contoh yang terlalu ekstrim :)

2. About the foods. Maksudnya pengeluaran untuk makan, minum, dan jajan. Dulu mah jaman ngekos bisa irit. Makan selaparnya, seadanya, dan semurahnya. Berhubung lebih cinta tidur daripada makan. Kalo pas weekend, bisa tuh seharian cuman makan sekali. Alasannya, tidur seharian! Ehehehehe.
Tapi kalo sekarang, ndak mungkin lahh aing membiarkan keyong makan kayak gitu kan.. Aku tak tega. Jadilah sekarang jadwal makan harus 3 kali sehari dan memenuhi kaidah 4 sehat 5 sempurna. Dann.. ternyata sang suami hobi benerrr jajan dan ngemil. Bangun tidur, mata separo melek, udah grusuk-grusuk ke kulkas nyari kunyahan. Hihihihi. Lapyu keyong :*

3. About transportation. Di awal merid, dengan gagah berani dan pantang mundur ngisi pertamax teruss. Menjelang 2 bulan, kami kembali setia pada premium. Kekekekekek. Untunglah tiket harga tiket busway dan angkot masih stabil.

4. About miscellaneous things. Miscellaneous means: BANYAK!! Bayar listrik, bayar air, beli galon, bayar laundry, isi pulsa, bayar internet, rokok keyong, alat perlenongan si jeng, sampai dengan bayar parkir apartemen. Dan saking random dan banyaknya, terkadang si miscellaneous ini jadi mesin pengisap uang yang cukup efektif. So, beware!

5. About the future. Nabung jek. Syukur-syukur bisa investasi. Saranku sih, kalo mau bikin rekening tabungan, mending jangan pake kartu ATMnya. Gunting dan buang aja. Ato sekalian minta ga usah dibikinin. Kalo ga, jebol terus tuh tabungan (pengalaman pribadi yang tak patut dicontoh).

6. About having fun. Iyalah ciyn, hidup harus dibuat seneng. Jalan-jalan, nonton konser, keliling dunia, you name it. Bandung juga udah asik, ga perlu yang jauh-jauh. Tapi kalo bisa ke Raja Ampat lebih oke sih. Wehehee..


Alkisah, sepasang suami istri, our close friends, yang teramat rajin dan teliti mengelola uang mereka. Setiap pengeluaran dicatet bo! Tadi beli makan abis berapa, beli bensin berapa, buat kondangan berapa, blahblahblah. Ga sampe yang printilan banget sih. Tapi tetep aja ya. Huebad.

Bagaimana dengan kita, keyong? Kapan mau mulai mencoba?

Friday, April 22, 2011

starting my very first kitchen

yapp.. peran istri memasak akan segera dimulai!! *gulung lengan baju, usep keringat di jidat

setelah dalam 2 bulan punya alasan pengelesan terkuat "belum punya pancii..", malam kemarin total terkumpul 4 buah panci, 1 buah wajan, 1 buah teko, dan 1 buah magic jar hasil kado pernikahan dari teman2 kantor tercinta. Terhapus sudah semua alasan untuk malas memasak.

Baiklah.. where do I start?

Something like kitchen set? mmm.. don't think so. Alasan pertama dan satu-satunya: bukan rumah sendiri, jek. Ntar keenakan yang punya rumah dong, dikasi-kasi kitchen set ama kitah. Nanti kalo rumah sendiri baru kita bikin kitchen set sendiri ya keyong.. yang semeternya 5jeti ya yong.. *pletak

Sehingga, rencana pertama kita adalah belanja. Berhubung pasar kramat jati tinggal bersin sekali udah nyampe. Plus aku nya emang lebih sreg belanja di pasar tradisional dibanding supermarket2 ber-AC.

Mau belanja apa? Banyaaaakk. Di kulkas cuman ada gula dan mentega. Jadi modal pertama buat memasak kali ini bakalan lumayan ciyn. Harap diketahui, memasak pertama gak mungkin lah aing masak kambing guling ato tenderloin steak. Jadi ini adalah daftar belanja standar bagi para pemula. Apa sajakah? Marii saya jabarkan satu-persatu:

1. Minyak goreng
2. Bawang merah - putih - bombang
3. Cabe merah besar & rawit (anw, cabe masi mahal gak ya??)
4. Garam & lada. Me hate penyedap rasa
5. Kecap manis
6. Rempah-rempah khas indon: kemiri, lengkuas, jahe, kunyit
7. Sayuran: sawi, wortel, kailan
8. Beras! should be in first priority
9. Ayam
10. Telur
11. Tahu
12. Tetelan. Special request from keyong
13. Terasi
14. Talenan & cobek & ulekan

Anymore suggestions, friends?

Tuesday, April 19, 2011

SunDay morning :)

in very beginning of a day,

there was grey sky




but soon, the sun came. gave its warm greeting and turned that day not-so-that-grey anymore




that strong light enable me to saw them..

trees,




flowers,







laughs,




and smiles,


a big one :))


ups, forget to tell you. that day was Sunday. lovely, Sunday.

Sunday, April 17, 2011

Sunday, April 10, 2011

my own make-up class

Jumat malam, jam 23.00. Menunggu suami pulang. Let's make something fun. hohoho.

Warning pemirsa: this post contain images that may harm your eyes. So please, be careful. Prepare some insto maybe a good idea :)

Story comes when I want to camouflage these eye bags (even it's soo genetic, got it from my father).


Barusan beli concealer yang katanya berkhasiat menyingkirkan kantung mata. Meskipun ga yakin cara makenya gimana. Dioles? Diusap? Ditutul-tutul? Atau di poles dengan tisu?Ah, mari kita praktikan semua saja!

Anw, siapa bilang pake concealer ituh gampang? Huh.

Then my face turned..

into..

like this..


Find nothing's wrong?
Wait,

What about this red eye,

blame it on my mascara. or, maybe my blue eye shadow?
ummm.. i can't even remember :D


Or this nose shading,

yang ketawa guah jitak!!



Or this "eye shadow yang gak rata"??

Oke.. oke.. kali ini silahken ketawa..


Well, fortunetely my husband wasn't home yet.

Or he would scream loudly under his blanket. heheheheh

Wednesday, April 6, 2011

Babies Name?

Random talks on our way home, from Pondok Mertua Indah to our beloved-tiny-weeny-bity-apartment

Keyong: "Bun, si Anu udah lahiran loh. Anaknya cowok"
Me       : "Oya? Nengok yuk sayang. Siapa namanya?"
Keyong: "Tauk lupa. Panggilannya Kimi"
Me       : "Ih, lucu ya, Kimi. Nanti anak kita namanya Kimi juga apa? Boleh?"
Keyong: "Nggak ah. Gak ada jantan-jantannya"
Me       : "Trus apa dong? Aku gak ada stok nama buat cowok ni. Coba kamu yang mikir"
Keyong: "Apa yah? Fernando aja. Apa John? John boleh sih"
Me       : "Apaan siiiihhh?? Seriusaaaannn..."
Keyong: (mulai meracau) "Thomas? Thomas Alfa Edison? Paul aja apa, Paul"
Me       : "Yaaaangggg,,, coba deh. Nama itu kan doa. Dan yang nyambung ama nama bapaknya dong"
Keyong: "Oke. Aku tau"
Me       : "Apaan?"
Keyong: "Iasalaam dunia wal akherat"
Me       : (guling-guling ketawa di motor)
Keyong: "Kok ketawa? Itu doa, Bun. Selamat dunia dan akherat. Ntar panggilannya Salam"
Me       : (masi guling-guling)
Keyong: "Ato mau pake nama tempat lahirannya ntar Bun?"
(langsung keinget adeknya keyong, yang nyaris dikasi nama toyotawati, gara-gara ampir mbrojol di mobil)
Me       : "Kalo lahirnya di RS Mitra Kelapa Gading"
Keyong: "Namanya Gading berarti Bun"
Me       : (manggut-manggut. tumben kali ini idenya bener) "Trus kalo lahirnya di RS Pondok Indah?"
Keyong: (tanpa mikir) "namanya Ponidah, Bun"
Me       : "Aaaaarrrrggghhhhh!!!!"
Keyong: "Gak suka? Oke, kalo gitu Poni aja"
Me       : "HAHAHAHAH"

Isn't he deserve to called "suami lucu"? :)

...

PS: until this very time, aku belum ketahuan hamil. Jadi percakapan di atas hanyalah sebuah harapan, dan marilah kita doakan agar segera menjadi kenyataan. Amiiiinn :)